Berakar pada adat.
Bertumbuh untuk
anak nagari.
Rumah digital untuk merawat warisan, menyambung silaturahmi, dan mendekatkan layanan adat kepada masyarakat Pauh IX.
Syarak Basandi Kitabullah.
“Manjanihan nan Karuah, Mamelokan nan Kusuik”
Merawat adat, menguatkan kebersamaan.Layanan untuk anak nagari.
Kenali kebutuhan dan alur layanan adat.
Langkah awal yang jelas, proses yang terarah.
Katalog rancangan. Pengajuan online dibuka setelah SOP dan kewenangan layanan disahkan KAN.
Nan jauh dipajauah,
nan dakek dipadakek.
Menjaga akar.
Merawat masa depan.
KAN Pauh IX Digital dirancang sebagai ruang bersama bagi anak nagari dan perantau untuk mengenal kelembagaan adat, mengakses pengetahuan, dan memahami layanan KAN.
Teknologi menjadi jembatan agar warisan tetap dekat dengan generasi berikutnya, dengan tetap menghormati musyawarah dan kewenangan adat.
Adat dipelajari.
Warisan dilanjutkan.
Ruang pengetahuan untuk mengenal adat,
bahasa, dan cerita yang menghubungkan kita.
Contoh tema koleksi. Naskah, sumber, dan hak publikasi akan melalui penelaahan sebelum ditayangkan.
Dekat di nagari.
Terhubung di rantau.
Ruang digital yang mempertemukan kita dengan akar dan sesama.
Mari tetap terhubung.
Alamat kantor, jam pelayanan, dan kanal kontak resmi akan ditampilkan setelah diverifikasi oleh KAN Pauh IX.
Kontak resmi menunggu verifikasi